Blackjack odds_888 Online Casino_Baccarat Live Entertainment

  • 时间:
  • 浏览:0

MWorld BookmWorld BookmWorld Bookmaker Rankingaker Rankingaker Rankingengangkat tema romantisme antara manusia dan vampir, “Twilight Saga” jadi bukti betapa bucinnya seorang Bella Swan kepada sang kekasih, Edward Cullen. Yah, bagaimana tidak? Cinta mereka berdua terhalang oleh realitas dunia yang berbeda. Jika tetap menjadi manusia, lambat laun Bella akan menua dan meninggal. Sementara sebagai vampir, Edward tetap hidup abadi. Karena itu, Bella yang sempat galau akhirnya memutuskan untuk jadi vampir—demi bisa hidup berdampingan terus dengan Edward. Perjuangan Bella menjalin cinta dengan Edward pun bisa kamu lihat sejak film pertama, “Twilight” hingga rumah tangga mereka sebagai pasangan vampir dalam film “Breaking Dawn Part II”. Nggak cuma bucin, Bella mengikuti hampir semua yang diinginkan Edward. Hadeeh!

Jadi, mana menurutmu film yang paling toxic?

Selama ini kita mungkin nggak sadar kalau dongeng Disney “Beauty and The Beast” mengangat tema toxic relationship. Seorang Belle yang pemberani, jatuh cinta pada sosok beast yang mengurung sang ayah dan dirinya di penjara dalam istana megahnya. Yah, kalau dipikir-pikir masa iya mau jatuh cinta sama sosok yang seperti itu? Belum lagi, cara si Beast memperlakukan Belle yang begitu kasar—adegan saat Belle menolak ajakan makan malam, dan adegan lainnya yang menunjukkan bahwa cinta itu nggak bisa dipaksakan seperti itu.

Kisah cinta semasa SMA memang penuh drama, seperti yang digambarkan dalam film “Posesif”. Berkisah tentang dua murid SMA satu sekolah bernama Lala Anindhita dan Yudhis Ibrahim yang berpacaran. Saking cintanya kepada Lala, Yudhis kerap bersikap sangat posesif tiap harinya. Lala pun jengah dan mereka sering berseteru lantaran sikap terlalu posesif yang Yudhis tunjukkan kepadanya. Masalah semakin besar ketika mereka akan kuliah karena beda kota. Pada titik inilah, hubungan berpolemik nggak hanya terjadi pada Lala dan Yudhis, namun juga orang tua keduanya—yang juga toksik.