Nenek Moyang Orang Jepang Mo「Baccarat Guide」dern Terungkap dari Analisis DNA Kuno

  • 时间:
  • 浏览:0

Baccarat Guidebaccarat GuidestBaccarat Guideudi ini mengungkaBaccarat Guidepkan bahwa ternyata orang Jepang modern masing-masing memiliki sekitar 13 persen dan 16 persen keturunan genetik dari kedua kelompok tersebut.

Studi tersebut menunjukkan bahwa orang-orang Jepang memiliki tanda genetik dari tiga populasi kuno, bukan hanya dua seperti yang diperkirakan sebelumnya.

Baca juga: Sains Diet: Haruskah Makan seperti Orang Jepang agar Panjang Umur?

Kontribusi genetik yang didokumentasikan sebelumnya dikonfirmasi dari dua kelompok kuno, yakni budaya pemburu-pengumpul asli Jepang yang berasal dari sekitar 15.000 tahun yang lalu, awal dari apa yang disebut periode Jomon.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Dalam studi ini, para peneliti menganalisis informasi genetik dari 17 orang Jepang kuno dan membandingkannya dengan data genom untuk orang Jepang modern. DNA diekstraksi dari tulang 12 khusus untuk penelitian ini dan lima dilakukan sebelumnya.

Akan tetapi, sebanyak 71 persen dari nenek moyang mereka ditemukan berasal dari populasi kuno ketiga.

Sedangkan kelompok kuno kedua dari nenek moyang orang Jepang yakni populasi asal Asia Timur Laut yang tiba sekitar 900 SM, membawa pertanian padi basah selama periode Yayoi berikutnya.

Baca juga: Rahasia Umur Panjang Orang Jepang, Kuncinya Berendam Air Panas

Para peneliti mengatakan bahwa para migran ini tampaknya memiliki nenek moyang terutama yang menyerupai orang-orang Han yang merupakan sebagian besar penduduk China.

Ini adalah nenek moyang yang lebih kompleks untuk sebuah negara kepulauan yang berpenduduk sekitar 125 juta orang itu.

"Kami sangat gembira dengan temuan kami tentang struktur tripartit populasi Jepang. Temuan ini signifikan dalam hal penulisan ulang asal-usul Jepang modern dengan memanfaatkan kekuatan genomik kuno," kata ahli genetika Shigeki Nakagome dari Trinity College Dublin di Irlandia, co-pemimpin studi.

Seperti dilansir dari Reuters, Kamis (23/9/2021), penelitian genetik ini telah diterbitkan pada Jumat pekan lalu di jurnal Science Advances.

Populasi ini memiliki asal-usul Asia Timur yang tiba pada sekitar 300 M yang kemudian meluncurkan apa yang disebut periode Kofun, membawa berbagai kemajuan budaya Jepang dan mengembangkan kepemimpinan terpusat.

KOMPAS.com - Analisis DNA kuno telah mengubah pemahaman tentang nenek moyang orang Jepang modern. Studi ini pun telah mengidentifikasi orang-orang yang tiba pada 1.700 tahun yang lalu dan kontribusinya dalam membantu merevolusi budaya Jepang.