Media Asing Sebut Indonesia Gagal Tangani Corona, Ini Kata Epidem「Football Lottery App」iolog

  • 时间:
  • 浏览:0

Reuters mFootbFootball Lottery Appall LotteFootball Lottery AFootball Lottery Appppry AppenFootball Lottery Appurunkan pemberitaan dengan judul "Gelombang pertama tak berujung: bagaimana Indonesia gagal mengendalikan virus corona" (Endless first wave: how Indonesia failed to control coronavirus), pada Kamis (20/8/2020).

Lalu, bagaimana menurut epidemiolog?

"Ada daerah-daerah yang menetapkan kebijakan berbasis sains, termasuk juga beberapa sektor di pemerintah pusat juga mulai menerapkan kebijakan berbasis sains," ujar Dicky.

Di awal artikel, Indonesia disorot melalui kebijakan-kebijakannya.  

"Saya memilih menggunakan kata struggle, bukan gagal dalam menilai performa Indonesia melawan pandemi. Menurut saya penggunaan kata gagal kurang tepat karena ini masih panjang dan ada banyak kriteria yang bisa kita lihat," kata Dicky kepada Kompas.com, Rabu (26/8/2020).

Ahli epidemiologi dari Universitas Griffith, Dicky Budiman, tidak sepakat jika Indonesia disebut gagal. Menurutnya Indonesia masih berjuang.

Baca juga: Epidemiolog Nilai Pembukaan Bioskop Berpotensi Timbulkan Klaster Baru Covid-19

Selain itu, mereka juga menyatakan pada awal pandemi Covid-19, pemerintah Indonesia lambat menanggapi dan enggan mengungkapkan apa yang diketahui kepada publik.

KOMPAS.com - Indonesia menjadi sorotan media asing soal penanganan pandemi virus corona.

Lanjutnya, struggle artinya berjibaku atau bergulat terus, jadi masih belum menemukan performa terbaiknya.

Menurutnya, ada daerah-daerah yang telah memberikan respons yang tepat terkait penanganan virus corona, sehingga harus tetap diapresiasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email