Organ Seks Ikan Meningkat di Lautan Tinggi CO2, Kok Bisa「Lottery App」?

  • 时间:
  • 浏览:0

Baca jLottery AppUga: Serba-serbi Hewan: Kenapa Ikan Cupang Menggigit Ekornya Sendiri?

Lottery Appselanjutnya, sekelompok ikan beLottery Appriklim seLottery Appdang dalam penelitian ini diambil dari spesies yang hidup di habitat dengan tingkat CO2 normal.

Dalam studi tersebut, tim peneliti menggunakan rembesan CO2 vulkanik alami di bawah air untuk membandingkan ekosistem dengan tingkat karbon dioksida yang diperkirakan akan meningkat di akhir abad ini.

Para peneliti di University of Adelaide, Australia, menemukan beberapa spesies ikan yang memiliki kemampuan reproduksi yang lebih tinggi di lingkungan lautan yang cenderung lebih asam di masa yang akan datang.

KOMPAS.com- Pencemaran karbon dioksida atau CO2 di lautan, ternyata berdampak berbeda pada beberapa spesies ikan.

Baca juga: Unik, Ikan Ini Jadi Hewan Pertama yang Punya Peliharaan

"Kami tahu bahwa banyak spesies (hewan laut) yang terpengaruh secara negatif dalam perilaku dan fisiologi mereka akibat pengasaman laut," kata Prof Nagelkerken.

Kendati demikian, Nagelkerken mengatakan bahwa timnya telah menemukan pada spesies ikan beriklim sedang (temperate fish), yang umumnya bersirip tiga (triplefins), baik jantan maupun betina memiliki gonad atau kelenjar kelamin yang lebih besar dalam kondisi laut yang asam.

Studi yang telah dipublikasikan di jurnal PLOS Biology, peneliti mengatakan bahwa meningkatnya level CO2 di lautan diperkirakan aakan terjadi di akhir abad ini.

"Artinya, produksi telur dan sperma meningkat, dan karena itu akan lebih banyak keturunan," jelas Prof Nagelkerken.

Organ seks atau kelamin ikan menjadi lebih besar, sehingga meningkatkan kapasitas reproduksi mereka, dikutip dari Phys, Jumat (1/1/2021).

"Lautan yang memanas menyerap sekitar sepertiga dari CO2 tambahan yang dilepaskan ke atmosfer dari emisi karbon, menyebabkan lautan menjadi lebih asam," kata penulis utama studi Profesor Ivan Nagelkerken dari University's Environment Institute and Southern Seas Ecology Laboratories.

Namun, menariknya, dengan peningkatan CO2 di lautan, beberapa jenis ikan laut justru memanfaatkan perubahan ekosistem bawah laut untuk menghasilkan lebih banyak sperma dan telur.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email